Pada hari Rabu 5 Juni 2024 BKIM Prov Jateng mengadakan penyuluhan kesehatan di ruang tunggu pendaftaran pasien tentang apa itu sisa akar gigi. Penyuluhan kesehatan ini dilaksanakan oleh pemateri Ita Wahyuni, AMKg sebagai perawat pelayanan Gigi dan Mulut di BKIM Prov Jateng.
Sisa akar gigi, atau gangren radix, adalah kondisi ketika akar gigi atau sebagian darinya tertinggal di rahang setelah gigi bagian atas atau mahkotanya patah atau rusak. Sisa akar gigi dapat terjadi secara tidak sengaja selama prosedur pencabutan gigi atau karena kerusakan gigi yang parah. Penyebab sisa akar gigi dapat beragam, termasuk :
- Pencabutan gigi yang tidak sempurna
- Karies gigi yang besar sehingga gigi menjadi rapuh
- Gigi patah akibat trauma atau benturan keras
Sisa akar gigi dapat menyebabkan masalah atau keluhan seperti sakit gigi, infeksi gusi, dan infeksi gigi. Jika tidak dicabut, sisa akar gigi dapat menjadi kegawatdaruratan dan harus segera ditangani. Penanganan sisa akar gigi tergantung pada hasil pemeriksaan akar gigi dan jaringan penyangga nya. Jika akar giginya masih utuh dan memiliki jaringan penyangga yang baik, maka hal ini dapat diatasi dengan crown gigi. Namun, kalau sisa akarnya tidak utuh dan jaringan penyangganya tidak optimal, dokter biasanya akan menyarankan untuk mencabut sisa akar gigi tersebut. Dengan mencabutnya, bakteri atau sumber dari penyakit yang dapat memperparah kondisi gigi juga akan terambil dan komplikasi akibat akar gigi tertinggal tidak terjadi.

